Cara Menghindari Kekecewaan Dengan Teori Ekspektasi

Kita berhak mendapatkan apa pun yang diinginkan tapi kita takkan pernah mendapatkan semua yang kita inginkan. Begitulah kira-kira kutipan...

Kita berhak mendapatkan apa pun yang diinginkan tapi kita takkan pernah mendapatkan semua yang kita inginkan. Begitulah kira-kira kutipan yang pernah saya baca entah di mana dan saya oke dengannya.

Artinya ada saatnya kita mendapatkan apa yang diinginkan dan ada saatnya kita kecewa sebab keinginan tidak sesuai harapan. Itu yaitu hal biasa yang akan menimpa siapa pun tanpa pandang bulu bahkan bulu simpanse sekali pun.

Ketika tidak mendapatkan yang diinginkan, ada beberapa orang yang sanggup mendapatkan kenyataan dan move on, ada beberapa yang kecewa hingga menangis sambil cakar-cakar dinding. Yang menjadi topik klarifikasi untuk artikel kali ini yaitu mengapa sanggup muncul kekecewaan ketika sesuatu tidak sesuai harapan.

Alasannya terletak pada sebuah teori yang saya namakan teori ekspektasi. Ekspektasi yaitu harapan. Ekspektasi yaitu sesuatu yang kita inginkan terjadi. Setiap hari kita selalu mengharapkan sesuatu.

Saat mendung, kita berharap supaya tidak turun hujan sebab tidak bawa jas hujan ketika naik motor atau berharap hujan gres turun sehabis datang di tujuan.

Saat sekolah dulu kita sering berharap supaya guru killer super galak jatuh ke selokan sehingga tidak hadir.

Saat mengejar gebetan kita berharap supaya cinta kita dibalas.

Intinya ekspektasi sering dimulai dengan kata, “Semoga…”. Semoga semuanya lancar-lancar saja. Semoga mereka putus. Semoga malam ahad nanti hujan deras. Semoga Lee Min Ho sanggup menjadi pacarku. Semoga saya sanggup menikahi seorang gadis tunggal anak orang kaya yang bapaknya sudah sekarat. Semoga saya menemukan segepok uang di jalan dan semoga-semoga lainnya.

Akan tetapi ketika ‘SEMOGA’ itu tidak terjadi, kita menjadi kecewa. Kita mengharapkan sesuatu terjadi sesuai keinginan namun pada kenyataannya kehidupan mengibuli Anda dengan memberi impian palsu.

Hidup tidak akan selalu memperlihatkan apa yang Anda mau. Itu yaitu aturan alam yang tak sanggup kita lawan meskipun kita ini Hulk atau Superman. Dan dengan pemahaman akan teori ekspektasi, bagaimana kita sanggup memanfaatkannya untuk menghindari kekecewaan?

Caranya yaitu minimal turunkan ekspektasi atau hilangkan ekspektasi sama sekali. Menghilangkan ekspektasi menyerupai sangat sulit dilakukan, sehingga yang sanggup kita lakukan yaitu setidaknya turunkan ekspektasi. Lower your expectation.

Saya suka menonton film di bioskop dan sebelum menonton sebuah film biasanya saya suka membaca ulasan film di forum. Ulasan tersebut berasal dari anggota lembaga yang sudah menonton terlebih dahulu. Dari sana saya sanggup mendapatkan citra apakah film tersebut jelek, tidak mengecewakan atau bagus.

Saya sering mengamati sebuah pola mengenai teori ekspektasi dari para anggota forum. Misalnya ada sebuah film yang katakanlah film blockbuster atau film besar dan populer. Berdasarkan ulasan, banyak dari mereka yang memasang ekspektasi terlalu tinggi mengingat kepopuleran film tersebut. Usai menonton, filmnya tidak sebagus yang diharapkan. Dengan kata lain ekspektasi mereka terlalu tinggi dan balasannya mereka sedikit kecewa.

Dan di lain waktu ada film yang tidak terlalu populer. Film kelas menengah yang tidak menyita banyak perhatian. Beberapa anggota lembaga mengaku hanya menonton sebab suntuk dan tidak memasang ekspektasi apa-apa. Beberapa hanya memasang ekpestasi rendah mengingat film tidak terlalu populer. Di luar dugaan ternyata filmnya sangat bagus. Bisa dikatakan kualitas filmnya sangat tinggi melebihi ekspektasi rendah yang mereka pasang sehingga puas usai menonton.

Apakah Anda sudah memahami pola dari teori ekspektasi ini? Jika Anda memasang impian terlalu tinggi, Anda rentan kecewa. Sebaliknya kalau Anda memasang impian yang tidak muluk, seringkali Anda akan puas dan memperoleh sesuatu di luar dugaan yang tidak pernah Anda bayangkan.

Satu pola buat Anda. Seorang laki-laki mendekat seorang perempuan yang sangat cantik. Awalnya pendekatan berjalan sangat lancar. Pria tersebut sangat bahagia bukan main dan mulai memasang ekpektasi yang terlalu tinggi. Dalam pikirannya ia mulai membayangkan sosok perempuan ideal dalam diri perempuan itu: murah senyum, menyenangkan diajak ngobrol dan bercanda, bunyi manis dan penuh kelembutan dan sangat perhatian. Kenyataannya yaitu perempuan tersebut ternyata bukan tipe suka tersenyum alias muka pedas, sangat pasif sehingga berbicara dengannya sama menyerupai berbicara dengan tiang listrik, suka berbicara ceplas-ceplos dan hirau taacuh bebek. Yang terjadi kemudian yaitu laki-laki tersebut kecewa tigaperempat mati. Wanita tersebut tidak berubah semenjak dulu. Ekspektasi laki-laki tersebut yang menutupi kenyataan sebenarnya.

Lalu apakah kita dihentikan mengharap terlalu tinggi? Boleh-boleh saja asalkan kita harus siap kalau hasil tidak sesuai harapan. Jika tidak, kita niscaya akan gundah hingga cakar-cakar dinding.

Semoga artikel ini bermanfaat dan hingga jumpa.
-------------------------------------------------------------------------
Add LINE OFFICIAL (School of Life) saya di http://line.me/ti/p/@uqg9615m untuk mendapatkan ide dan renungan kehidupan. Atau search ID dengan mengetikkan @uqg9615m
-------------------------------------------------------------------------
http://www.suhardicamp.com
http://www.twitter.com/SuhardiMotivasi
https://www.facebook.com/suhardi.inspirator.motivator/
Instagram: @SuhardiMotivasi

?max-results=7">News

" });
Nama

2013 2014 2015 Akhlak aneh tapi nyata bahasa indonesia baitullah baju wanita baru berita Berita aneh Berita Unik bisnis online Bola BUKU busana muslimah cerita Cerita Cerita Motivasi Cerita Motivasi Cerita Nabi CERPEN CPM cuci otak Do'a Fashion Film Fiqih foto gadged Game Happiness Hikmah hp ilmuan Informatika Inspirasi Internet Islam jual link ka bah karya caknun Kata Kata Kata Mutiara Kesehatan Keuangan Kisah Sukses Kisah Teladan Komputer lainnya LifeStyle lucu makalah menulis artikel Motivasi Motivasi Humor MotoGP News NOVEL Paket Internet payment PUISI Ramadhan Religi Resep Masakan Review Sejarah Sejarah Ulama Sukses Tekno Tips TOKO BUKU Top 5 Travel trend 2018 Trik/Cara Tugas tulisan caknun (MH Ainun najib) tulisanku tutorial Blog Ucapan ucapan/kata2 Umum unik Viral warkop surabaya Wisdom
false
ltr
item
pelangi pagi: Cara Menghindari Kekecewaan Dengan Teori Ekspektasi
Cara Menghindari Kekecewaan Dengan Teori Ekspektasi
https://4.bp.blogspot.com/-Xj5ddiXV-zg/VskwemFD7yI/AAAAAAAAAsU/kv3GBOi2NE8/s320/expectations311-3.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-Xj5ddiXV-zg/VskwemFD7yI/AAAAAAAAAsU/kv3GBOi2NE8/s72-c/expectations311-3.jpg
pelangi pagi
http://www.pelangipagi.science/2016/06/cara-menghindari-kekecewaan-dengan.html
http://www.pelangipagi.science/
http://www.pelangipagi.science/
http://www.pelangipagi.science/2016/06/cara-menghindari-kekecewaan-dengan.html
true
3296759902926188989
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy