Hakikat Kecantikan Dan Ketampanan

Kecantikan dan Ketampanan yaitu anugrah dari Tuhan SWT, dan perlu kita syukuri lantaran semua itu lantaran Tuhan SWT semata. Berikut ini sa...

Kecantikan dan Ketampanan yaitu anugrah dari Tuhan SWT, dan perlu kita syukuri lantaran semua itu lantaran Tuhan SWT semata. Berikut ini saya mempunya sedikit tips menjaga kecantikan dan ketampanan untuk para sobat yang sudah saya persiapkan sedari tadi khusus para sahabat.

 dan perlu kita syukuri lantaran semua itu lantaran Tuhan SWT semata Hakikat Kecantikan dan Ketampanan
Makan dan minum secukupnya
Agar anggun dan tampan, akhwat dan ikhwan dilarang makan seenaknya/sesukanya dengan penuh kerakusan, tapi makan sebatas sanggup menegakkan tulang-tulangnya untuk mendapat tenaga dalam menjalankan aktifitas sehari-hari dengan baik.

Ingatlah firman Tuhan swt.: “…makan dan minumlah, janganlah berlebih-lebihan/melampaui batas. Sesungguhnya Tuhan tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Q.S. Al A’raaf 7: 31). Kemudian dalam sebuah hadits diterangkan: “Dari Ibnu Umar r.a. dari Nabi saw. sabdanya: “Orang-orang kafir makan dengan tujuh perut, dan orang mukmin makan dengan sebuah perut.” (H.R. Muslim).

Rasulullah saw. menghindari makan dan minum berlebih-lebihan. Beliau makan dan minum hanya pada ketika perut terasa lapar dan mengisi perut dalam tiga bagian, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk bernafas. Akibat banyak makan biasanya gampang obesitas, gampang terkena penyakit, cenderung malas ibadah, malas bekerja. dll.

Berolah Raga
Supaya kecantikan/ketampanan yang telah Tuhan swt. anugerahkan pada kita sanggup dijaga, upayakan kondisi fisik selalu bugar melalui olah raga sesuai minat/usia masing-masing. Aturlah waktunya disela-sela kesibukan yang ada. Dalam suatu hadits diterangkan: “Orang mukmin yang besar lengan berkuasa yaitu lebih baik dan lebih dicintai Tuhan daripada orang mukmin yang lemah.” (H.R. Muslim).

Dengan berolah raga insya Tuhan jasad kita sanggup lebih terawat, sehingga kondisi tersebut sanggup membantu ikhwan/akhwat melakukan kiprah rutin sehari-hari dengan energik.

Menjaga Kebersihan
Yang perlu dijaga kebersihannya yaitu seluruh anggota tubuh dan pakaian. Hadits Bukhari menerangkan: “… Mandilah pada hari Jumat dan keramaslah meskipun kamu tidak dalam keadaan junub dan pakailah wewangian…” Perbedaan wewangian antara ikhwan dan akhwat ada, yaitu: Dari Abu Hurairah r.a., dia berkata: Parfum laki-laki yaitu yang tercium aromanya dan tidak tampak warnanya dan parfum perempuan yaitu yang tampak warnanya dan tidak tercium aromanya.” (H.R. Tirmidzi dan An-Nasa’i). Ikhwan/akhwat hendaknya sanggup menjaga penampilan diri dari anyir keringat yang tidak sedap.

Juga dalam hadits Bukhari dan Muslim diterangkan kebersihan tubuh seseorang dengan menjaga lima masalah yang termasuk fitrah, yaitu khitan, mencukur rambut kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memendekkan kumis.

Untuk kebersihan pakaian, Imam Ahmad dan Nasai meriwayatkan hadts dari Jabir r.a., ia berkata: “Rasulullah saw. pernah mengunjungi aku. Ketika ia melihat seorang laki-laki lewat dengan pakaian lusuh dan kumal, ia bertutur: Rupanya ia tidak mempunyai sabun untuk mencuci pakaiannya itu.” Pada hadits ini, Rasulullah saw. tidak menyukai seseorang yang bertemu dan berkumpul dengan orang lain menggunakan baju yang kotor dan lusuh selama ia bisa mencuci dan membersihkannya.

Rasulullah saw. mengajarkan kita bahwa pakaian seorang muslim harus selalu rapi dam bersih, sehingga penampilannya sedap di pandang mata. Tentu saja, pakaian tersebut tidak perlu yang selalu gres apalagi kebiasaan mengoleksi baju dengan jumlah berlebih-lebihan, yang terpenting yaitu rapi dan bersih, lantaran pakaian yang menjadi rizki kita bahwasanya apa-apa yang hingga tidak sanggup terpakai lagi oleh diri masing-masing.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut, “Seandainya tidak memberatkan kepada umatku, niscaya saya suruh mereka untuk bersiwak setiap kali akan shalat.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Memelihara kebersihan rambut, Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa yang mempunyai rambut, maka hendaklah ia menghormatinya (memeliharanya).” (H.R. Abu Daud dan Abu Hurairah r.a.). Menghormati rambut itu maksudnya membersihkan, menyisir, memberi wewangian (minyak rambut), dan memeliharanya dengan baik. Islam tidak menyukai orang yang membiarkan rambutnya berantakan/acak-acakan, kotor, dan bau.

Merapikan Diri
Firman Tuhan swt.: “Katakanlah, siapakah yang mengharamkan suplemen Tuhan yang Dia keluarkan untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rizki yang baik-baik?” (Q.S. Al A’raf 7: 32).

Dalam menafsirkan ayat tersebut, Imam Qurthuby berkata: “Imam Makhul meriwayatkan dari Aisyah r.a., ia bercerita: “Pernah sekelompok sobat menunggu Rasulullah saw. di depan pintu. Ketika ia hendak keluar menemui mereka, ia bercermin di air yang ada di dalam baskom di dalam rumah. Setelah ia merapikan rambut dan jenggotnya, saya (Aisyah) berkata: “Engkau lakukan ini, wahai Rasulullah?” “Ya, jikalau seseorang akan menjumpai saudaranya hendaklah ia merapikan dirinya. Karena bahwasanya Tuhan itu indah dan menyayangi keindahan,” jawab Rasulullah saw.”

Setiap orang perlu memelihara kerapian dirinya, janganlah membiarkan diri dalam penampilan kusut dan kumal dengan dalih ingin zuhud. Rasulullah saw. sendiri menganjurkan untuk berpenampilan rapi, padahal ia yaitu orang yang paling tawadhu dan zuhud.

Maka, selama memperapi diri itu tidak berlebihan, Tuhan swt. menganjurkan, “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Tuhan tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan suplemen dari Tuhan yang telah dikeluarkannya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rizki yang baik-baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) untuk orang-orang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.” (Q.S. Al A’raf 7: 31-32).

Namun perempuan muslimah dilarang tabaruj. Tuhan swt. telah melarang tabaruj melalui Q.S. An-Nur 24 : 60 dan Q.S. Al Ahzab 33 : 59. Menurut Ibnu Katsir, tabaruj berarti perempuan yang keluar rumah dan berjalan/memamerkan diri di hadapan laki-laki (tabaruj jahiliah). Menurut Bukhari, tabaruj yaitu tindakan seorang perempuan yang menampakkan kecantikannya kepada orang lain, dan berdasarkan Muqatil tabaruj yaitu perempuan yang melepaskan jilbabnya, mengatakan kalung dan gelangnya.

Juga perempuan muslimah yang benar selalu sadar dan ingat pada konsep perilaku tawazun (pertengahan/keseimbangan) dalam segala hal, jangan hingga berdandan/merapikan diri berlebih-lebihan atau mengukur penampilan diri berdasarkan kekayaan materi. “Celakalah hamba dinar dan dirham dan hamba sutera dan beludru. Jika ia diberi nikmat, ia bahagia dan jikalau tidak diberi ia benci.” (H.R. Bukhari).

Yang terakhir, semoga penampilan ikhwan/akhwat sanggup anggun dan ganteng perlu dilengkapi dengan terpeliharanya unsur nalar pikiran dengan ilmu. Memang, tidak semua orang punya kecerdasan dan kesempatan yang sama. Tetapi, ikhwan/akhwat harus selalu mencari dan meminta tambahan ilmu kepada Tuhan swt., sebagaimana diterangkan dalam firman Tuhan swt., “…Dan Katakanlah, “Ya Rabbi, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (Q.S. Thaha 20: 114). Dalam sebuah hadits, Aisyah r.a berkomentar: “Sebaik-baik perempuan yaitu perempuan Anshar. Mereka tidak malu-malu untuk bertanya dalam rangka tafaquh fiddin (mendalami duduk masalah agama).” (H.R. Bukhari Muslim).

Oleh lantaran itu, yang perlu tetap diusahakan yaitu mempunyai kepedulian untuk selalu berusaha menambah/memahami/mengamalkan ilmu Islam sedikit demi sedikit, adanya proses mencari ilmu hingga simpulan hayat, alasannya yaitu hal tersebut akan menjadi landasan berfikir dan berzakat seseorang. Begitu pula ilmu lainnya, kita pelajari sebagai sarana bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Tuhan swt. Sehingga insya Allah, dengan terpadunya unsur hati, jasad/fisik, dan ilmu pada diri ikhwan dan akhwat, ketampanan dan kecantikan kita sanggup membawa keselamatan dunia dan akhirat. Wallahu A’lam Bishshawab.

Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya di kuburku, cahaya di hadapanku, cahaya di belakangku, cahaya di kananku, cahaya di kiriku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya pada pendengaranku, cahaya pada penglihatanku, cahaya pada rambutku, cahaya pada kulitku, cahaya pada dagingku, cahaya pada darahku, cahaya pada tulang-tulangku. Wahai Tuhanku, besarkanlah bagiku cahaya dan berikanlah bagiku cahaya dan jadikanlah padaku cahaya dan tambahkanlah padaku cahaya, tambahkanlah padaku cahaya, tambahkanlah padaku cahaya. Aamiin.

Sekian artikel dari saya ihwal Hakikat Kecantikan dan Ketampanan semoga bisa bermanfaat untuk para sahabat. Sekian dan terima kasih telah share ke postingan yang telah saya publikasikan, semoga berkenan di hati para sobat semua.

?max-results=7">News

" });
Nama

2013 2014 2015 Akhlak aneh tapi nyata bahasa indonesia baitullah baju wanita baru berita Berita aneh Berita Unik bisnis online Bola BUKU busana muslimah cerita Cerita Cerita Motivasi Cerita Motivasi Cerita Nabi CERPEN CPM cuci otak Do'a Fashion Film Fiqih foto gadged Game Happiness Hikmah hp ilmuan Informatika Inspirasi Internet Islam jual link ka bah karya caknun Kata Kata Kata Mutiara Kesehatan Keuangan Kisah Sukses Kisah Teladan Komputer lainnya LifeStyle lucu makalah menulis artikel Motivasi Motivasi Humor MotoGP News NOVEL Paket Internet payment PUISI Ramadhan Religi Resep Masakan Review Sejarah Sejarah Ulama Sukses Tekno Tips TOKO BUKU Top 5 Travel trend 2018 Trik/Cara Tugas tulisan caknun (MH Ainun najib) tulisanku tutorial Blog Ucapan ucapan/kata2 Umum unik Viral warkop surabaya Wisdom
false
ltr
item
pelangi pagi: Hakikat Kecantikan Dan Ketampanan
Hakikat Kecantikan Dan Ketampanan
http://1.bp.blogspot.com/-XgDV642cl0c/T_jaKkF7nGI/AAAAAAAAC1k/4S4tSDHvmU0/s400/Kecantikan+dan+Ketampanan.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-XgDV642cl0c/T_jaKkF7nGI/AAAAAAAAC1k/4S4tSDHvmU0/s72-c/Kecantikan+dan+Ketampanan.jpg
pelangi pagi
http://www.pelangipagi.science/2015/09/hakikat-kecantikan-dan-ketampanan.html
http://www.pelangipagi.science/
http://www.pelangipagi.science/
http://www.pelangipagi.science/2015/09/hakikat-kecantikan-dan-ketampanan.html
true
3296759902926188989
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy